MUNGKIN ANDA PERNAH MENGALAMI HAL INI:

1.  Udah promosi dimana-mana, eh..tapi nggak ada yang menghubungi Anda?
2. Udah cerita tentang produknya, eh…tapi mereka nggak tertarik & nggak merasa butuh produk Anda!
3. Udah jawab semua pertanyaan si calon customer, eh….ujung-ujungnya tetap saja nggak mau beli dan nggak closing!

Bagaimana, apakah Anda pernah merasakannya?

PUSH AND PULL SELL

Sistem jika cuma dikerjakan kurun waktu 1 hari, akan tidak tampak akhirnya, namun bila dikerjakan 30 hari dengan cara berkelanjutan jadi bakal terwujud serta tampak akhirnya.

Dalam melakukan bisnis apa pun, kita mesti memastikan tujuan yang mau kita raih. Serta tujuan kita mesti bertambah dari target- tujuan pada awal mulanya. Miisalkan tujuan bln. ini 10 juta, tujuan bln. setelah itu naik jadi 100 juta, naik lagi jadi 1 M, dst. Jadi tujuan kita diawali dari yang paling rendah sampai paling tinggi.

Butuh diingat bahwa : “JUALAN TIDAK SAMA DENGAN BUALAN”. = Selling Isn’t Telling

1. Telling = Banyak Ngomong
Janganlah terlampau banyak ngomong. Jadi dalam berjualan, janganlah segera tawarin product. Lantaran belum pasti customer itu perlu product yang mau kita menawarkan.
2. Selling = Banyak Nanya
Kasih mereka pertanyaan terlebih dulu (Why) .
Stepnya : Tanya—Dengar—arahkan – Closing.
Analogi penjual pada konsumen : Seseorang dokter pada pasiennya. Dokter itu bertanya keluhannya apa, lalu biarlah pasien itu bercerita, dokter itu dengarkan keluhan itu, lantas dokter mengarahkan untuk meminum obat apa yang pas dengan keluhan itu.

Ada 2 type jualan, yakni jualan yang di PUSH (TARIK) atau PULL (DORONG) .
· Push (Tarik) yaitu kita sediakan tempat. Hingga hal yang butuh kita kerjakan yaitu bagaimanakah kita menarik banyak pelanggan agar datang ke tempat jualan kita. Yang dimainkan serta dimaksimalkan yaitu dari sisi Branding, Budgeting, serta promosi. (banyak- banyak doa, lantaran cuma Allah yang dapat menggerakkan hati pelanggan. . hehehe)
· Pull (Dorong) yaitu istilahnya kita “menjemput bola”. Langkahnya yaitu kita membina orang. Kita terkait dengan distributor, Agen, Reseller, Prospek, dan lain-lain.
Ingin apa pun type jualannya, yang utama kita mesti yakin bahwa “SETIAP PRODUK PASTI ADA JODOHNYA”. Kita juga sebagai owner serta penjual mesti yakin dengan product kita, lantaran bila penjual nya saja tak yakin, terlebih konsumennya.
Sepatu hujan yang di jual di musim kemarau saja dapat terjual bila kita ketahui langkahnya. Tak ada yg tidak mungkin saja bila kita ketahui polanya.

Berikut ini yaitu 4 kunci jago jualan :

1. PENJUAL
Kita juga sebagai penjualan mesti :
a. Meyakini sama product yang bakal kita menawarkan.
b. Meyakini product kita ada faedahnya.
c. Meyakini kita tau polanya.
d. Meyakini kita tau marketnya.
2. PRODUK
Product kita diinginkan di promosikan baik dengan cara off line ataupun dengan cara on-line. Sebnyak mungkin saja media sosial yang kita pakai.
3. PENAWARAN
Kita mesti tahu gerak pesaing kita. Serta terus Konsentrasi pada keunggulan kita, serta selalu melakukan perbaikan diri.

4. PEMBELI
Dalam lakukan promosi, diinginkan customer bukan sekedar beli sekali, namun kita mengharapkan customer lakukan repeat order.

Lalu kita mengharapkan customer itu, mempromosikan product kita itu pada orang- orang sekitarnya, lantaran WOM (Word Of Mouth) itu sangatlah utama, berita dari 1 orang ke orang sekitarnya bikin orang- orang sekitarnya tertarik dengan product kita. Jadi kita bikin langkah agar customer itu mempromosikan ke orang- orang sekitarnya, baik dengan cara segera ataupun lewat tulisan di media sosial.

JAWABLAH PERTANYAAN- PERTANYAAN BERIKUT INI :

1. Kenapa customer mesti beli product anda? (min 5)
2. Kenapa customer mesti yakin pada saya? (min5)
3. Kenapa mereka mesti beli saat ini? (min 5)

 

kenapa orang lain HARUS BELI product Anda ?
kenapa orang lain HARUS PERCAYA kepada Anda ?
kenapa orang lain HARUS BELI SEKARANG ?
kenapa orang lain TIDAK BELI Product Anda
Bagaimana Mereka Bisa langsung Merespon Penawaran Anda ?

Dengan menjawab pertanyaan- pertanyaan itu memudahkan anda dalam bikin kiat penjualan yang dikerjakan, dan memudahkan anda dalam mengetahui apa yang di idamkan oleh customer.
Butuh diingat bahwa Closing itu 60% lantaran penjualnya, 20% lantaran Perusahaannya, 20% lantaran Produknya.

3 Hal Yang Mesti Dikerjakann :
1. PUNYA GOAL :
2. PUNYA STRONG WHY! (argumen kuat)
3. PASION YANG KUAT!

INILAH KEBERATAN MEREKA

1. Nggak Butuh
2. Nggak Tertarik
3. Nggak Ada Waktu
4. Nggak ada uang
5. Harga Mahal
6. Product Jelek
7. Product Kompetitor Lebih Bagus
8. Saya sudah ada langganan
9, Tanya Suami atau istri dulu
10. saya Pikir Pikir Dulu

 

jawaban anda atas pertanyaan pertanyaan sebelumnya akan menjadi amunisi
anda ketika jualan , agar keberatan customer tersebut tidak muncul atau setidaknya
bisa anda atasi

 

apa yang HARUS anda lakukan ?

1. Temukan HOT BUTTON nya
2. Bangun kedekatan
3. Ketahui ciri ciri CLOSING

KETAHUI APA YANG DI INGINKAN CUSTOMER

Apa yang paling DIINGINKAN Customer
Apa yang paling DITAJUTKAN customer
Apa yang paling DIIMPIKAN Customer yang dapat anda bantu
Apa yang paling Dibutuhkan Customer yang bisa anda penuhi
Apa Masalah Customer yang bisa anda bantu selesaikan

CIRI CIRI CLOSING

1. ANTUSIAS ( gerakan tubuh mengikuti , pemilihan kata sama , tatapan mata
fokus , manggut manggut
2. Banyak Nanya ( tanya warna , raa , varian , jenis , harga , cara bayr, nomor rekening
3. menghubungi anda berkali kali ( sms. tlp, wa , ketemuan )

 

Setelah itu Anda Bisa Lakukan CLOSING dengan 17 teknik Closing ini

7 TEKNIK CLOSING BAGAIMANA AGAR MUDAH CLOSING?

Sebagian tehnik yang dikerjakan agar jago jualan :

Tehnik #1 = Tehnik “Yayaya”
Buat calon customer berkata 4x pengulangan/6 kali pengulangan. Janganlah menggunakan kata “gak”. Misal : “ mas jadi beli buku nya tidak? ” lantaran dengan demikian bakal memberi kemungkinan customer itu menjawab “tidak”.
Jadi beri pertanyaan dengan pertanyaan pilihan. Misal :
1. “Ibu pada awal mulanya pernah ke sini yah? ”
2. “Biasanya barang apa yang ibu beli? ”

Tehnik #2 = Yang Nanya, Yang Menang
Janganlah hentikan pembicaraan selesai di anda, Jadi bertanya balik.
Example :
· Customer : “Wah harga nya mahal. . ”
Jawab :
ü Oh iya bu? Jika bisa tahu ibu membandingkannya dengan barang yang mana yah?
ü Di sini juga yang murah ada bu, namun mutunya memanglah lain dengan barang yang itu. Silakan bu, dipandang dahulu. ibu ingin pilihnya yang mana?
ü Menurut ibu, berapakah harga yang cocok buat barang ini?
· Customer : “Gak Butuh”
Jawab :
ü “Oh gitu pak, kira- sangka di keluarga atau rekan Ayah ada yang lagi perlu atau mencari barang seperti ini tak pak? ” Bila ayah itu jawab “oh. . ada rekan saya” jadi anda meminta no kontak orang yang perlu itu, lalu hubungi.

Teknik Ke #3

Berikan 3 keuntungan dalam 1 penawaran yang ringkas

Contoh

1.Kalau ibu pakai produk ini ibu akan lebih sehat , cantik dan terlihat 10 tahun lebih muda
2. ikut seminat ni akan membuat anda lebih kaya, lebih sukses dan memiliki banyak jaringan
3. product ini lebih murah , lebih cepat, dan lebih dapat diandalkan
4. jika membeli mobil ini , kami berikan asuransi , bebass pajak dan full tanki bensin
5. bila ibu beli hari ini , ibu dapat bonus extra bed , bantal dan gratis diantar sampai rumah

Teknik #4

Mereka HARUS memutuskan saat itu juga , kalau tidak dia akan menyesal

Teknik #5

Surprise – Beri KEJUTAN yang menyenangkan mereka

Teknik #6 Perbandingan

beri 3 penawaran lalu
yang ingin dijual taruh di nomor 2

Teknik #7 Harga Coret

tunjukan harga asli dan harga penawaran terbaru
Biarkan dia Menghitung sendiri

disadur dari www.undercover.co.id

7 Teknik Closing Siap Meledakan Omzet anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *